LIPUTAN WISATAWAN Banjir merendam wilayah padat wisatawan asing di Sanur, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Pantauanย  di lokasi, banjir menggenangi dua titik di Jalan Bumi Ayu dan Jalan Kesari, Sanur, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 5 sentimeter hingga 100 sentimeter.

Meski genangan air tinggi, sejumlah wisatawan asing memilih untuk bertahan di vila dan hotel tempatnya menginap.

Salah satu di antarannya, Mick (65), warga negara asing asal Australia. Ia mengaku memilih tetap bertahan di tempatnya menginap karena sudah mulai terbiasa dengan banjir di Bali.

“Saya sudah beberapa kali ke sini sebelumnya, beberapa tahun lalu, dan saat itu juga hujan. Di Seminyak sana, ada banjir dan segalanya juga. Memang sudah begini adanya,”

Kendatai demikian, turis pria ini tetap merasa prihatin dengan kondisi Sanur saat ini yang merupakan destinasi favorit para wisatawan asing berusia lanjut.

Ia hanya berharap hujan cepat reda dan genangan air surut sehingga aktivitas wisata setempat kembali berjalan. “Kasihan Sanur yang sudah tua ini, semuanya terendam air. Ini bukan waktu yang baik,”

Secara terpisah, Marijke, WNA asal Belanda, juga mengaku tetap bertahan di hotelnya meski terdampak banjir. Bagi turis perempuan ini, bencana banjir merupakan pengalaman baru selama dua kali datang berwisata ke Bali dalam 10 tahun terakhir.

“Ini pengalaman, jd saya tidak bisa melakukan apa-apa tentang ini. Saya harus membuat foto dan video (untuk mengenang),”

Hingga saat ini, tim gabungan dari Polda Bali dan BPBD Kota Denpasar masih bertahan di lokasi kejadian. Mereka berupaya menguras genangan air dengan mobil pompa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *