LIPUTAN WISATAWAN Cara menikmati perjalanan akan berubah besar pada tahun 2026.
Laporan “2026 Travel Trends” dariย Skyscannerย menunjukkan pergeseran perilaku yang signifikan.
Wisatawan kini lebih memilih perjalanan yang sangat sesuai dengan gaya hidup dan minat pribadi.
Mereka tidak lagi sekadar mengejar destinasi yang sedang populer atauย instagramable.
Menurut CEO Skyscanner, Bryan Batista, pariwisata ke depan akan semakin terkurasi.
“Apakah seseorang merancang perjalanan berdasarkan hotel tertentu yang ingin dikunjungi, mengikuti retret membaca, memasukkan rutinitas kecantikan ke dalam itinerary, atau mengajak seluruh keluarga, perjalanan kini menjadi lebih terarah, bermakna, dan unik,โ
Hasil riset tersebut mengidentifikasi empat tren utama yang siap mendefinisikan pariwisata global.
Pertama, muncul fenomena “Glowmads” atau wisataย wellnessย dan kecantikan.
Sekitar 27 persen wisatawan berniat memasukkan pengalaman perawatan diri ke dalam jadwal liburan.
Ini termasukย skin retreat, spa, dan ritual kecantikan lainnya.
Tren ini menegaskan bahwa wisata juga berarti memulihkan kesehatan fisik dan mental.
Kedua, terjadi “Shelf Discovery” di mana supermarket atau pasar tradisional menjadi sasaran kuliner.


Leave a Reply