LIPUTAN WISATAWAN Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan turis asing maupun wisatawan domestik (wisdom) ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Januari 2026 mengalami penurunan. Penurunan kunjungan wisatawan itu juga disertai dengan anjloknya okupansi hotel di NTB.

Kepala BPS NTB, Wahyudin, mengungkapkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang menurun 6,97 poin pada Januari 2026. Sementara TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya menurun 4,52 poin.

“Utamanya disebabkan karena telah berakhirnya periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta libur sekolah,” kata Wahyudin di Mataram, Senin (2/3/2026).

Wahyudin merinci jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada Januari 2026 mencapai 101.179 orang atau menurun 17,98 persen secara month to month. Sementara jumlah tamu yang menginap di hotel nonbintang 123.411 orang, meningkat 9 persen.

Selain itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) pada Januari 2026 menurun hingga 18,27 persen atau 7.714 orang. Turis ASEAN masih mendominasi tingkat kunjungan dengan jumlah 2.969 orang.

Disusul wisatawan asal Eropa sebanyak 2.005 orang, Asia non-ASEAN (751), Amerika (287), Oseania (238), Afrika (42), dan Timur Tengah (13). “Tiga negara asal terbanyak didominasi turis Malaysia 2.282 orang, Singapura 461 orang, dan Jerman 340 orang,” ujar Wahyudin.

Kunjungan wisdom ke NTB juga anjlok hingga 10,80 persen. Jumlah wisdom yang datang ke NTB pada Januari 2026 sebanyak 1.194.306 orang, menurun sedikit dibandingkan data Desember 2025 yang mencatat sebanyak 1.228.924 kunjungan.

“94,71 persen wisatawan nusantara adalah kunjungan antara kabupaten/kota di NTB. Sedangkan sisanya 6,29 persen berasal dari provinsi lain. Kunjungan wisnus yang datang ke NTB didominasi oleh wisatawan asal Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah,”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *