LIPUTAN WISATAWAN Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo menyayangkan insiden hilangnya tujuh koper milik wisatawan asal Thailand di kawasan wisata Gunung Bromo. Berdasarkan penelusuran awal, kendaraan yang ditumpangi para turis tersebut diketahui parkir di area yang tidak semestinya.
Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, mengungkapkan, kendaraan rombongan tersebut berhenti di tepi jalan umum saat kejadian berlangsung.
Terkait bukti pendukung seperti rekaman CCTV di lokasi, Heri menyebut hal itu masih dalam pendalaman pihak berwajib. โKendaraan yang dinaiki turis asal Thailand tersebut parkir di tepi jalan umum.
Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta asosiasi seperti ASITA dan PHRI untuk menjaga keamanan wisatawan,โ
Heri menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo sebenarnya telah menyediakan kantong parkir resmi yang terjamin keamanannya. Lokasi tersebut meliputi area Terminal Seruni Point, Rest Area Cemoro Lawang, Pendopo Agung Ngadisari, dan Wisma Ucik.
โKami selalu mengimbau wisatawan untuk waspada. Jangan parkir di tempat yang tidak semestinya, apalagi tanpa penjaga, dan jangan meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan,โ
Menurut Heri, aksi kriminal ini telah mencederai citra dunia pariwisata, terutama di saat Kabupaten Probolinggo sedang gencar melakukan pengembangan sektor tersebut. โKejadian ini mencederai upaya kami dalam membangun pariwisata.
Kami berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya agar memberikan rasa aman kembali bagi wisatawan,โ


Leave a Reply